Friday, March 16, 2012

Puisi Fisika - Puisi Tak Berjudul (Boy Simangunsong)


Puisi Tak Berjudul
By: Boy A. Simangunsong (A1C211054)


Saat mata tak bisa menatap sekuat matahari
Saat jiwa tak lagi secerah bintang timur
Dikala resultan vektor cinta mendekati nol
Hati sehampa luar angkasa

Teringat saat magnet hati kita masih saling menarik
Lubang hitam dan lempeng baja bukanlah apa-apa
Wajah itu...
Ya, wajah seindah bulan itu
Kini laksana jutaan tahun cahaya

Momentum cinta yang dulu sering kita rasakan
Bak gravitasi hebat Bumi
Mata cembung itu menarik hati
Tak lagi sekuat benda tegar
Hati tergetar oleh turbulensi cinta ini
 [dimabil dari boysimangunsong.blogspot.com]
Tapi kini...
Saat jarak sudah memisahkan kita
Kala kecepatan langkah tak mampu menembus dimensi ruang
Ku hanya bisa diam sunyi
Sunyi, bagai gelombang nada tak bergema
Getaran hati yang dulu kuat terasa
Pun telah dihambat oleh jarak

Andai jarak ini bisa ditempuh hanya dengan gerak lurus
Dan bias cahaya cinta kembali seindah pelangi
Mungkin hati takkan sehampa ini
Sehampa puisi tak berjudul.


No comments:

Post a Comment

Mohon tetap santun ya... Terimakasih.
(Please, be polite... Thanks.)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...